Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2017-03-09 | Waktu : 08:44:47
DEKAN FDK UINSU: DOSEN HARUS MENERAPKAN ACTIVE LEARNING

Medan - Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Dr. Soiman, MA, meminta kepada para dosen FDK untuk menerapkan active learning dalam proses pembelajaran. Hal ini disampaikan dalam sambutan beliau pada acara workshop penjaminan mutu akademik, Selasa (28/02)

Dr. Soiman, MA dalam acara pembukaan, menilai kegiatan workshop ini sangat penting, selain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, juga untuk menyahuti Peraturan Presiden No.8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Peraturan Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Permendikti) No.44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi terkait pembelajaran berpusat pada mahasiswa.

Ketua panitia sekaligus Wakil Dekan bidang akademik dan kelembagaan Drs. Efi Brata Madya, M.Si mengatakan, tujuan dilaksanakannya workshop ini, untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi dosen dalam strategi pembelajaran berbasis active learning.

Dr. Deny Setiawan, M.Si selaku narasumber, yang merupakan dosen sekaligus Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial UNIMED mengatakan, pendidikan di era globalisasi perlu mengembangkan pembelajaran inovatif, yang salah satunya dengan strategi pembelajaran berbasis active learning, yakni pembelajaran yang menekankan pada aktivitas dan partisipasi peserta didik dari segi intelektual, emosional secara optimal melalui aktivitas belajar untuk memperoleh penguasaan materi secara bermakna.

Narasumber lainnya, Dr. Sugiharto, M.Si yang juga dosen UNIMED sekaligus Rektor Universitas Dian Nusantara Medan  mengungkapkan, Evaluasi pembelajaran berbasis active learning dilakukan dengan penilaian autentik yang menekankan baik pada proses maupun hasil dengan berbagai instrumen penilaian yang disesuaikan  dengan tuntutan kompetensi.

Workshop dipandu oleh Rubino, MA dan Dr. Fahrul Rizal, M.Si, serta dihadiri oleh dosen tetap dan tidak tetap serta para guru besar FDK, di antaranya Prof. Dr. H. Moh. Hatta, Prof. Dr. H. Abdullah, M.Si, Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, M.Ed, dan Prof. Dr. Ilhamuddin, MA.