Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2015-04-23 | Waktu : 23:24:26
Tarekat dalam Tantangan Globalisasi

FDK UINSU. 09/04/2015. Diskusi mingguan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara kali ini mendiskusikan tentang “Lobe Runcing (LR) Tarekat Naqsyabandiyah-Khalidiyah Babussalam (TNKB): Idenitas, Sakralitas dan Komoditas”. Diskusi ini disampaikan oleh Ziaulhaq Hidayat, M.A., salah seorang staf pengajar FDK dalam bidang tasawuf, yang memfokuskan kajiannya terhadap tarekat di Sumatera. Presentasi yang disampaikan Zia ini berdasarkan penelitian yang dilakukannya di Babussalam, Langkat. Salah satu temuannya bahwa LR sebagai identitas TNKB telah mengalami pergeseran dari sakral ke komoditas, ditandai bahwa LR ini tidak lagi hanya semata-mata menjadi pakai mursyid, tetapi juga dipakai bebas oleh jamaah ataupun non-jamaah. Ini semua kata Zia sepenuhnnya dipengaruhi oleh globalisasi.

 

Diskusi ini dihadiri Wakil Dekan bidang Akademik Drs. Sahdin Hsb, M.Ag. yang juga menyumbangkan pemikirannya tentang sakral dalam dunia tarekat. Diskusi ini dipandu oleh Dr. Habibi yang secara aktif memberikan rangsangan kepada peserta untuk memberikan komentar dan kritikan. Diskusi ini berjalan “cukup panas” karena peserta yang hadir semua memberikan pandangannya masing-masing berdasarkan perspektif keilmuannya seperti Cut Metia, M.Psi dosen Psikologi, Shiyamu Manurung, M.A. dosen pendidikan, Dr. Farida, dosen linguistik, dan lainnya.

 

Drs. Irwansyah, M.Ag selaku ketua diskusi mingguan ini mengapreasi presentasi, kritikan dan masukan yang disampaikan peserta diskusi. Ia juga menambahkan bahwa FDK ke depannya akan terus mendiskusikan setiap minggunya isu-isu aktual yang berkaitan dengan bidang keilmuan FDK. Ia juga optimis semangat diskusi mingguan ini menjadi spirit bagi kebangkitan keilmuan di FDK dan UIN Sumatera Utara.

 

Dekan FDK, Prof. Dr. Abdullah yang menerima laporan diskusi mingguan ini dari ketua pelaksana diskusi mingguan sangat menyambut baik. Menurutnya diskusi yang diadakan setiap minggunya di FDK ini semakin hari semakin berjalan sangat baik. Ia berharap akan semakin banyak dosen-dosen FDK yang terlibat aktif dan mempresentasikan temuan-temuannya dalam bidang keilmuan masing-masing. Ia juga mengapresiasi kinerja panitia diskusi yang telah mengatur diskusi ini sehingga berjalan setiap minggunya. Semangat diskusi dosen FDK ini tentunya harus dicontoh oleh fakultas-fakultas lain yang ada di lingkungan UIN Sumatera Utara ini.[z]