Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2015-06-16 | Waktu : 08:20:31
TEKNOLOGI INFORMASI TAWARKAN DUA WAJAH

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Prof. Dr. H. Abdullah, M.Si mengatakan bahwa teknologi informasi bagaikan pisau bermata dua. Satu sisi pisau dapat dipergunakan untuk memotong daging, tapi di sisi lain pisau juga dapat dimanfaatkan untuk mengancam nyawa orang. Dengan kata lain, bahwa teknologi informasi dapat berdampak positif dan juga negatif.

            “Teknologi informasi menawarkan dua wajah yaitu rahmat dan laknat, atau seperti madu dan racun, Karena itu sebagai dosen dan da`i, kita harus memanfaatkan media, agar yang makruf di depan, dan jangan sebaliknya”, tegas Dekan pada pembukaan kegiatan “Workshop Web dan Blog bagi Dosen FDK UINSU” Kamis, 21 Mei 2015 di Ruang Sidang FDK UIN Sumatera Utara.

Menurut Dekan kita harus memanfaatkan teknologi informasi sebagai rahmat atau madu, dan meminimalisir sebagai racun atau laknat. Penggunaannya jangan seperti berita yang kini lagi hangat, yaitu dalam rangka untuk prostitusi online. Karena itu, manfaatkan teknologi informasi tersebut untuk menunjang tugas-tugas dosen. Salah satu contoh teknologi informasi yaitu dalam bentuk web dan blog. Manfaat dengan adanya blog yaitu dosen dapat memasukkan berbagai tulisan ilmiah ke blog yang dimiliki. Demikian pula dengan gambar, hasil rekaman atau video, dan sebagainya. Dengan demikian masyarakat luas terutama mahasiswa dapat mengaksesnya. Apalagi dalam pembelajaran saat ini dimana dituntut adanya partisipasi mahasiswa dengan poin yang cukup tinggi. Sehingga blog dapat dijadikan sebagai salah satu sarana untuk hal tersebut.

Dekan menambahkan bahwa dosen harus memiliki dua kompetensi, yaitu kompetensi substantif dan kompetensi metodologis. Kompetensi substantif merupakan penguasaan terhadap disiplin ilmu yang diampu, sehingga dapat diajarkan dengan baik. Kompetensi metodologis salah satunya yaitu penguasaan terhadap multimedia adalah sebuah keniscayaan. 

Selaku narasumber dalam kegiatan ini adalah Pandapotan Harahap, M.Pd, M.Fis yang dalam paparannya menyampaikan bahwa web itu artinya sarang atau jaring laba-laba, sedangkan site itu artinya situs atau tempat. Jadi website artinya tempat jaring laba-laba. Sementara blog artinya tempat menyampaikan sesuatu terutama dalam bentuk tulisan. Blog merupakan salah satu bagian dari website. Keberadaan web dan blog ini sangat penting dimanfaatkan, tidak saja untuk pembelajaran tetapi juga untuk kepentingan dakwah Islam. Apalagi dewasa ini teknologi media dan informasi akan terus mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat. Saat ini sudah 3G, 4G bahkan 5G. diantara artinya adalah bahwa kecepatan dalam mengakses data semakin begitu tinggi. Bahkan nanti melalui media yang semakin canggih ini, wangi nasi goreng yang dimasak seseorang pun dapat terasa atau tercium, meskipun diakses melalui media. Demikian pesatnya kemajuan teknologi di masa akan datang. Karena itu, dakwah harus berperan terkait dengan hal ini. Untuk itu tentu saja dibutuhkan kemampuan dan penguasaan dalam bidang teknologi. Sementara itu narasumber berikutnya yaitu Ibnu Rusdy, S.Kom dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa keberadaan website bagi sebuah lembaga sangat diperlukan, karena website dapat berfungsi sebagai tempat atau jendela informasi bagi publik baik internal maupun eksternal. Sebuah lembaga cendrung akan lebih maju jika memiliki website yang bagus sekalipun lembaganya belum begitu baik, dan sebaliknya meskipun lembaganya baik namun tidak didukung oleh website yang bagus cendrung akan kurang maju dalam perkembangannya.

Ahmad Tamrin Sikumbang, MA selaku ketua panitia workshop dalam kata sambutannya mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi demikian pesat dewasa ini. Banyak orang memanfaatkan akan hal tersebut. Kita pun harus menjadi bagian dari orang yang memanfaatkan kemajuan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan dan peningkatan kapasitas dan kemampuan dosen dalam bidang media yang berbasis internet. Hal ini penting dilakukan untuk mendukung dosen dalam melaksanakan profesinya secara professional. Tak dapat dipungkiri bahwa saat ini keberadaan internet sangat diperlukan. Internet sudah menjadi kebutuhan, bahkan gaya hidup (life style). Internet dipakai dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Termasuk bagi dosen dalam menjalankan profesinya yang memanfaatkan internet untuk menunjang proses kegiatan instruksionalnya.

Kegiatan workshop ini diikuti oleh para Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SU. Hadir dalam pembukaan acara tersebut pimpinan FDK UINSU yaitu Drs. Sahdin Hsb Wakil Dekan I bidang Akademik, Drs. H. Al`Asyari, MM Wakil Dekan II bidang Keuangan dan Administrasi, para Ketua dan Sekeretaris Jurusan, serta Kepala laboratorium.