Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2015-04-30 | Waktu : 09:26:47
Revitalisasi Spirit Islam

 

FDK-UINSU (16/04/2015). Forum Diskusi Dosen (FDD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FDK-UINSU) mengadakan bedah buku, karya Dr. Masri Sitanggang dengan judul “Kuliah Tauhid: Revitalisasi Ajaran Tauhid” dimoderatori oleh Dr. Habibi Siregar. Buku yang dibedah kali ini menarik karena buku ini ditulis seorang sarjana pertanian, tetapi berbicara tentang masalah tauhid. Dr. Masri  dalam presentasinya menegaskan pentingnya revitalisasi tauhid dalam kehidupan sebagai spirit utama dalam kehidupan seorang muslim. 

Bedah buku ini dibanding oleh Drs. Irwansyah, M.Ag. yang juga merupakan ketua Forum Diskusi Dosen (FDD) FDK-UINSU, dalam bandingannya. Ia menjelaskan bahwa selain isinya buku ini menarik karena ditulis seorang sarjana yang berlatar pendidikan umum juga adanya dikotomi “Barat plus pesantren” dan “pesantren plus Barat” dalam memahami ajaran Islam yang seharusnya tidak terjadi, tapi itu merupakan alamiah saja, itu menariknya Islam dikaji dari berbagai pendekatan.

Diskusi ini berjalan cukup alot karena dihadiri dari berbagai kalangan dosen di lingkungan UIN Sumatera Utara lintas fakultas, terutama para dosen peminat kajian tauhid. Berbagai komentar dan kritikan disampaikan peserta diskusi menjadikan suasana bedah buku ini menjadi sedikit serius, tetapi tetap berjalan santun. Para peserta diskusi ini semua memberikan pandangan berdasarkan perspektif yang berbeda dalam memahami pendekatan yang digunakan penulis buku dalam memahami tauhid karena adanya latar belakang pendidikan yang berbeda.

Tema utama yang dibedah adalah tentang konsep “Ilah”. Menurut Masri Ilah adalah segala sesuatu selain Allah, yaitu harta, jabatan (tahta), wanita dan nafsu. Sejatinya seorang muslim adalah tidak menjadi “Ilah” sebagai Tuhan.

Dalam kesempatan ini, Dekan FDK-UINSU Prof. Abdullah, M.Si menyambut baik kegiatan bedah buku ini. Menurutnya, FDK-UINSU akan menampung semua orang yang berminat mempresentasikan pemikiran dan karyanya di FDK-UINSU. Melalui sambutannya, Dekan FDK-UINSU juga mengundang semua pihak yang berminat untuk berdiskusi tentang semua hal, terutama berkaitan dengan masalah Islam ke FDK-UINSU. Lebih lanjut, Prof. Abdullah menambahkan FDK-UINSU sebagai lembaga pendidikan Islam tidak hanya sebagai pusat kajian Islam, tetapi juga pusat pengamalan Islam.[z]