Arsip Pengumuman -> Pengumuman

Pengumuman

Tanggal : 2015-04-14 | Waktu : 10:08:14
PETUNJUK PENGIRIMAN NASKAH

AN-NADWAH

Jurnal Dakwah dan Sosial Kemasyarakatan

 

 

PETUNJUK PENGIRIMAN NASKAH

  1. Tulisan merupakan karya ilmiah orisinal penulis dan belum pernah dipublikasikan atau sedang dalam proses publikasi oleh media lain;
  2. Naskah yang dikirim dapat berupa konseptual, resume hasil penelitian, atau pemikiran tokoh;
  3. Naskah dapat berbahasa Indonesia, Inggris dan Arab;
  4. Naskah harus memuat informasi keilmuan dan atau teknologi dalam bidang dakwah dan sosial kemasyarakatan;
  5. Sistematika naskah konseptual, atau pemikiran tokoh adalah: 
  1. Judul;
  2. Nama penulis (tanpa gelar akademik), afiliasi penulis berikut e-mail;
  3. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris atau Arab (disesuaikan dengan bahasa yang digunakan dalam tulisan yang diajukan). Abstrak memuat 80-100 kata;
  4. Kata-kata kunci, antara 3-7 konsep;
  5. Pendahuluan;
  6. Sub-judul (sesuai dengan keperluan pembahasan);
  7. Penutup;
  8. Pustaka acuan (hanya memuat sumber-sumber yang dirujuk);
  1. Sistematika resume hasil penelitian adalah:
  1. Judul;
  2. Nama Penulis (tanpa gelar akademik), afiliasi penulis berikut e-mail;
  3. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris atau Arab (disesuaikan dengan bahasa yang digunakan dalam tulisan yang diajukan). Abstrak memuat 80-100 kata, yang berisi tujuan, metode dan hasil penelitian;
  4. Kata kunci, antara 3-7 konsep;
  5. Pendahuluan, yang berisi latar belakang, sedikit tinjauan pustaka, dan tujuan penelitian
  6. Metode;
  7. Hasil dan pembahasan;
  8. Kesimpulan dan saran;
  9. Pustaka acuan (hanya memuat sumber-sumber yang dirujuk);
  1. Naskah yang dikirim harus mengikuti aturan penulisan karya ilmiah dan menggunakan catatan kaki serta pustaka acuan;
  2. Naskah yang dikirim diketik 1, 5 spasi dengan panjang berkisar 15-25 halaman;
  3. Naskah yang dikirim harus disertai CD berisi file naskah dan biodata singkat penulis, atau dikirim melalui email ke: hasnunjauhariritonga@iainsu.ac.id
  4. Artikel yang dikirim menggunakan transliterasi Arab-Indonesia sebagai berikut:

a =۱

kh = خ

ys = ش

gh = غ

n = ن

b = ب

d = د

sh = ص

f = ف

w = و

t = ت

dz = ذ

dh = ض

q = ق

h = ه

ts = ث

r = ر

th = ط

k = ك

' = ء

j = ج

z = ز

zh = ظ

l = ل

ay = ي

h = ح

s = س

' =ع

m = م

 

 

Untuk kata yang memiliki madd (panjang), digunakan sistem sebagai berikut:

â = a panjang, seperti al-islâmiyah

î = i panjang, seperti al-aqîdah wa al-syarî’ah

û = u panjang, seperti al-dustûr

Kata-kata yang diawali dengan alif lam (ﺍﻝ) baik alif lam qamariyah maupun alif lam syamsiyah, ditulis dengan cara terpisah tanpa meleburkan huruf alif lamnya, seperti al-Islâm wa Ushûl al-Ḫukm, al-‘Adâlah al-Ijtimâ’iyah.

  1.  Kata “Al-Qur’an” diseragamkan penulisannya, yaitu al-Qur’an (dengan huruf a kecil dan tanda koma (apostrof) setelah huruf r, sedangkan kalau terdapat dalam ayat atau dalam nama kitab, maka penulisannya mengikuti transliterasi. Sementara untuk nama-nama penulis Arab ditulis mengikuti pedoman transliterasi, seperti al-Mâwardi, Muḫammad Iqbâl,  Abû al-A’lâ al-Maudûdi, Thâhâ Husein, Musthâfa Kamâl.
  2.  Penulisan catatan kaki (footnote) harus dibedakan dengan penulisan Pustaka Acuan:
    1. Catatan kaki (footnote)

1 Muhammad ‘Alî al-Shabûnî, Rawâ’î al-Bayân: Tafsîr al-Ayât al-Ahkâm min al-Qur’ân (Makkah: t.p., t.t.), h. 548.

2 Ibid.

3 Muhammad Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an, Vol. III (Jakarta: Lentera Hati, 2001), h. 78.

4 Ahmad Mushtâfâ al-Marâghî, Tafsîr al-Marâghî, Juz IV (Kairo: t.p., t.t.), h. 104.

5 Hamka, Tafsir al-Azhar, Juz VI (Jakarta: Pustaka Panjimas, 1984), h. 223.

6 Ibid, h. 224.

b. Pustaka Acuan

             Hamka. Tafsir al-Azhar,  Juz VI. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1984.

             Al-Marâghî, Ahmad Mushthâfâ. Tafsîr al-Marâghî,  Juz IV. Kairo: t.p., t.t.

             Al-Shabûnî, Muhammad ‘Alî.  Rawâ’î’ al-Bayân: Tafsîr al-Âyât al-Ahkâm min al-Qur’ân . Makkah: t.p., t.t.

             Shihab, Muhammad Quraish.  Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an, Vol. III. Jakarta: Lentera Hati, 2001.

  1. Semua naskah ditelaah secara anonim oleh mitra bestari (reviewers) yang ditunjuk oleh penyunting menurut bidang kepakarannya. Penulis artikel diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan (revisi) naskah atas dasar rekomendasi/saran dari mitra bestari atau penyunting. Kepastian pemuatan atau penolakan naskah akan diberitahukan secara tertulis;
  2. Segala sesuatu yang menyangkut perijinan pengutipan atau penggunaan software komputer untuk pembuatan naskah atau ihwal lain yang terkait dengan HAKI yang dilakukan oleh penulis artikel, berikut konsekuensi hukum yang mungkin timbul karenanya, menjadi tanggungjawab penulis artikel tersebut.