MEDAN – Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo SE MM, turut memeriahkan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FDK UINSU), Rabu (02/09/2026).
Di hadapan mahasiswa baru, Dandim menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan bangsa, mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjadikan proses belajar sebagai fokus utama selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Dalam penyampaian materinya, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo mengingatkan mahasiswa mempunyai posisi strategis sebagai generasi penerus bangsa. Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu dibekali karakter kebangsaan yang kuat agar mampu menghadapi perubahan sosial, perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, dan berbagai tantangan kehidupan masyarakat.
Dandim menekankan bahwa Pancasila harus tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan generasi muda. Nilai persatuan, toleransi, kebersamaan, keadilan, dan semangat gotong royong perlu terus ditanamkan serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam interaksi mahasiswa di lingkungan kampus.
“Mahasiswa harus terus belajar, menjaga persatuan, serta memiliki rasa cinta yang kuat terhadap NKRI. Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter, dan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Selain memberikan penguatan wawasan kebangsaan, Dandim 0201/Medan juga mengajak mahasiswa baru FDK UINSU memahami dunia akademik secara serius sejak awal memasuki perguruan tinggi. Menurutnya, kehidupan kampus menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kemampuan berpikir kritis, serta kesungguhan dalam menjalani proses pendidikan.
Mahasiswa juga diingatkan agar tidak kehilangan fokus utama selama kuliah. Aktivitas organisasi dan kegiatan kemahasiswaan dapat menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan pengalaman sosial, namun keberhasilan akademik serta penyelesaian studi tetap harus menjadi prioritas.
“Mahasiswa harus memahami dunia akademik dan fokus belajar. Gunakan kesempatan selama kuliah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas diri agar kelak mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.
Materi yang disampaikan Dandim 0201/Medan mendapat perhatian peserta PBAK karena tidak hanya berkaitan dengan wawasan kebangsaan, tetapi juga menyentuh tanggung jawab mahasiswa sebagai insan akademik. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kecerdasan intelektual sekaligus menjaga karakter, integritas, dan komitmen kebangsaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan FDK UINSU Prof. Dr. Hasan Sazali MA, Wakil Dekan I Dr Hasnun Jauhari Ritonga MA, Wakil Dekan II Dr. Elfi Yanti Ritonga, MA, Wakil Dekan III sekaligus Ketua Panitia PBAK FDK UINSU Prof Dr Anang Anas Azhar MA, Kabag Tata Usaha FDK UINSU Asriani, S.Ag, serta seluruh Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan FDK UINSU.
Pimpinan FDK UINSU menyambut positif kehadiran Dandim 0201/Medan sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Materi wawasan kebangsaan dipandang penting bagi mahasiswa baru agar sejak awal memahami bahwa pendidikan tinggi tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, kepemimpinan, dan tanggung jawab terhadap masyarakat serta negara.
Dia mengatakan, PBAK FDK UINSU menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal budaya akademik, sistem pendidikan, kehidupan kemahasiswaan, organisasi, serta nilai-nilai yang menjadi bagian dari pembentukan identitas mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru FDK UINSU diharapkan tumbuh menjadi generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta memiliki kecintaan terhadap NKRI.** MSJ

