Mahasiswa FDK UINSU Raih Medali Perak pada 5th International Youth Summit 2026 di Malaysia

MALAYSIA – Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sumatera Utara, Fachry Ilham Akbar, bersama tim mahasiswa UINSU Medan berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang 5th International Youth Summit (IYS) 2026 yang digelar, Sabtu – Minggu (30-31/05/2026), di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam forum kepemudaan internasional tersebut, tim mahasiswa UINSU sukses meraih dua penghargaan Silver Medal sekaligus, masing-masing pada subtema Tourism & Culture dan Education.

Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UINSU mampu menghadirkan gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global. Tim UINSU Medan inim, sebelumnya meninggalkan peserta dari Malaysia, Thailand, Turkmenistan, Pakistan, Sudan Selatan

International Youth Summit (IYS) merupakan agenda tahunan berskala internasional yang mempertemukan mahasiswa dan generasi muda dari berbagai negara. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi, pertukaran gagasan, penguatan kepemimpinan, serta pengembangan jejaring internasional. Melalui rangkaian kegiatan seperti Essay Competition dan Poster Exhibition, para peserta diberi ruang untuk menyampaikan ide-ide kreatif dan solutif terhadap berbagai tantangan dunia. Pada kategori Tourism & Culture, tim UINSU mengusung inovasi berupa aplikasi mobile bernama IND-CLUSIVE. Platform ini dirancang untuk mendukung pengembangan pariwisata budaya yang inklusif dengan mengacu pada konsep Inclusive Tourism Development yang dikemukakan oleh Scheyvens dan Biddulph.

Aplikasi tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas destinasi wisata budaya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas, sehingga tercipta pengalaman wisata yang lebih ramah, setara, dan berkelanjutan.

Sementara itu, pada kategori Education, tim mahasiswa UINSU menghadirkan gagasan inovatif berupa aplikasi pembelajaran investasi berbasis gamifikasi yang ditujukan bagi Generasi Z. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan generasi muda memahami dunia investasi melalui pendekatan yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital.

Keberhasilan meraih dua medali perak tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa UINSU dalam menghasilkan gagasan yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga berorientasi pada nilai keberlanjutan, inklusivitas, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Prestasi ini juga membuktikan bahwa mahasiswa UINSU mampu bersaing dan berkolaborasi di tingkat internasional.

Tim mahasiswa UINSU yang berhasil mengharumkan nama almamater pada ajang tersebut terdiri atas Hanifah Khairiah, Jefri Geovani, dan Fuqarra Haqqi dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Fachry Ilham Akbar dari Program Studi Manajemen Dakwah.

Dekan FDK UINSU Prof Dr Hasan Sazali MA, didampingi Wakil Dekan III FDK UINSU Prof Dr Anang Anas Azhar MA, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih para mahasiswa tersebut.

Menurut dia, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UINSU tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu melahirkan solusi inovatif yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini menjadi kebanggaanm. Prestasi ini menunjukkan mahasiswa UINSU memiliki daya saing global dan mampu berkolaborasi dalam menghasilkan gagasan-gagasan kreatif yang menjawab berbagai tantangan masa depan. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik UINSU di berbagai forum internasional,” ujar Prof Hasan.

Raihan dua medali perak pada 5th International Youth Summit 2026 ini semakin memperkuat komitmen UINSU Medan dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif, berwawasan global, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif bagi masyarakat dunia. ** a3