Arsip Berita -> Berita

Berita

Tanggal : 2014-05-28 | Waktu : 10:19:59
Dekan FDK Yudisium Sebanyak 98 Sarjana Sosial Islam

Yudisium Sarjana Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) IAIN SU Semester Genap 2013/2014 berlangsung di Hotel Miyana dekat Tol H. Anif Medan, Selasa 20 Mei 2014. Yudisium diikuti oleh 98 orang sarjana terdiri 26 orang dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 24 orang dari Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), 21 orang dari Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), dan 27 orang dari Jurusan Managemen Dakwah (MD). Dari 98 orang sarjana yang diyudisium 4 orang berasal dari negeri jiran Malaysia.

Yudisium dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Guru Besar FDK, Ketua dan Sekretaris Jurusan, para Kepala Laboratorium, Anggota Senat, Dosen, dan Alumni. Diantara alumni yang tampak hadir yaitu Dr. H. Asren Nasution, MA Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara dan Dr. H. Ahmad Sabban Rajagukguk, MA Kepala Cabang Utama Bank Syariah Mandiri Binjai.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh paduan suara FDK, pembacaan ayat suci Alqur`an oleh Muhammad Alfi Syahri, dan ditutup dengan do`a oleh H. Muaz Tanjung, MA. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan sidang senat terbuka oleh Dr. H. Abdullah, M.Si Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Pidato Dekan dan Yudisium Sarjana. Berikutnya, pemberian cendramata kepada dosen purnabakti yaitu Dra. Hj. Rosmani Ahmad, MA dan para wisudawan terbaik, yaitu Muhammad Hidayatullah Sinaga dari jurusan KPI dengan IPK 3,9, Fitri Ratna Sari Tanjung dari jurusan BPI dengan IPK 3,73, Dwi Mustika Pratiwi dari jurusan Pengembangan Masyarakat Islam dengan IPK 3,75, dan Sri Cahyanti dari jurusan Managemen Dakwah dengan IPK 3,86. Selanjutnya, sepatah kata dari dosen Purnabakti, sambutan wisudawan terbaik oleh M. Hidayatullah Sinaga, sambutan mewakili orangtua wisudawan oleh bapak Zusriadi orangtua dari wisudawan Catur Ayu Wulandari dari jurusan KPI, sambutan mewakili alumni FDK oleh Dr. H. Asren Nasution, MA, dan diakhiri dengan penutupan sidang senat terbuka, hiburan serta makan bersama.

Dalam pidato sambutannya Dr. H. Abdullah, M.Si Dekan FDK IAIN SU menyampaikan bahwa Fakultas Dakwah IAIN Sumatera Utara berdiri Tahun 1983, dan sejak Tahun 1987 hingga saat ini FDK telah menghasilkan sebanyak 2.610 orang sarjana atau alumni. Kemudian, beliau menambahkan bahwa sejak 15 Maret 2013 Fakultas Dakwah telah berubah namanya menjadi Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Perubahan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI, Nomor 14 Tahun 2013.

Kepada para wisudawan, orangtua dan keluarga, Dekan menyampaikan ucapan “selamat”, karena usaha yang sungguh-sungguh kini telah membuahkan hasil. Keberhasilan anak-anak kami semua tidak lepas dari perjuangan, pengorbanan dan do`a dari orangtua. Dekan menambahkan, “Jadilah sebagai agen perubahan di tengah masyarakat, karena masyarakat membutuhkan adanya perubahan” katanya. Harapannya kepada para sarjana yang diwisuda agar menjaga nama baik almamater, dan kiranya ilmu yang diperoleh selama belajar di FDK dapat berguna untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa, negara dan agama. Bagi yang memiliki kemampuan ekonomi agar dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu S2 dan S3.

Kepada Dra. Hj. Rosmani Ahmad, MA yang memasuki masa Purnabakti, Dekan mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya di FDK selama ini, semoga menjadi amal ibadah di sisi Yang Maha Kuasa. Kemudian, ucapan yang sama juga disampaikan kepada para alumni yang telah berkontribusi dalam pengembangan FDK, diantaranya adalah Dr. H. Asren Nasution, MA dan Dr. H. Ahmad Sabban Rajagukguk, MA.

Hal menarik dalam yudisium tersebut adalah kata sambutan bapak Zusriadi, orangtua dari wisudawan Catur Ayu Wulandari dari jurusan KPI yang begitu terharu dan nyaris meneteskan air mata ketika berbicara dari hati tentang dakwah, dan mengomentari acara yudisium yang digelar, sembari mengatakan bahwa beliau tidak pernah seperti ini, “Wong aku cuma tamat STM”, katanya. Dengan gaya bicaranya yang khas dan jenggotnya yang lebat dan hitam karena di cat mengemukakan bahwa“Semua yang ikut di acara yudisium ini jadi saudara, nanti kalau ke Kisaran dikasi makan semua (dikasi ubi kan makan juga)”, selorohnya sambil tersenyum. Pak Zusriadi melanjutkan perkataannya dengan mengatakan bahwa ada 5 hal yang tidak boleh dilawan, yaitu (1) Allah Swt, (2) Rasul Saw, (3) Orangtua, (4) Guru/Dosen, dan (5) Orang yang Memberi nasehat. Beliau seperti Hasan Al Banna, kata Dr. H. Asren Nasution, MA memberi komentar terhadap pak Zusriadi dalam sambutannya.

Mewakili alumni kata sambutan disampaikan oleh Dr. H. Asren Nasution, MA Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara. Beliau juga dengan gayanya yang menarik mengatakan bahwa kita menghadapi tantangan yang berbeda di era milinium ketiga, sebab kita menghadapi perang modern, yaitu perang budaya, idiologi, dan informasi. Karena itu, peran alumni FDK sangat dibutuhkan. Hal itu dapat dilakukan diantaranya dengan cara terus meningkatkan bekal melalui S2 dan seterusnya. Kemudian, dengan cara membangun jaringan. Hal ini sangat penting dan merupakan suatu keniscayaan.

Acara yudisium berakhir dengan penutupan sidang Senat Terbuka oleh Dr. H. Abdullah, M.Si Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) IAIN SU. Lalu acara hiburan dan makan bersama.(ats)